Hi This is an ugly quote. Nice to meet you. Most people won't read this. But I thank you, cause you had time to read this :)

Jumat, 13 Juni 2014

Pantai dan Kamu

Diposkan oleh Syarifanura di 23.12

Aku menyukai pantai. Hatiku selalu tenang saat menikmati hembusan anginnya, mendengar suara gulungan ombak, dan aroma laut yang berbeda. Dan aku ingin menikmati itu semua dengan kamu. Dengan obrolan konyol kita. Karena bersamamu semuanya terasa lengkap.

Entah bagaimana rasa canggung diantara kita bisa mencair. Aku selalu bersemangat ketika menceritakan apa pun kepadamu. Responmu singkat. Kamu memang pendiam tidak seperti aku. Tetapi kamu adalah pendengar yang baik.

Aku membagi duniaku. Menceritakan apa saja. Mungkin kamu tidak tertarik tetapi tetap mendengarkan. Sesekali kamu tertawa. You have a nice laugh. Aku bercerita tentang menulis laporan ke Neptunus menggunakan perahu kertas dan mengalirkannya ke laut, tentang radar Neptunus-ku yang selalu tepat, keajaiban bubuk pixie Tinkerbell yang bisa membuat seseorang terbang, dan sederetan cerita lain yang kamu anggap aneh.

Kamu membagi duniamu kepadaku. Walaupun aku harus bertanya lebih dulu agar kamu mau bercerita. Mungkin aku egois. Terkesan memaksamu untuk bercerita lebih banyak kepadaku daripada teman-temanmu yang lain. Aku hanya ingin dianggap ada. Tapi jika kamu keberatan, aku tidak akan lagi mencoba membuatmu untuk berbagi dunia denganku.

Sepi. Hanya suara ombak yang terdengar. Aku dan kamu sibuk dengan pikiran masing-masing. Aku menoleh sebentar. Kamu memandang lurus ke depan. Entah memperhatikan apa. Katamu, kamu senang melihat air laut yang berkilauan terkena cahaya matahari. Kamu juga senang mendengar suara ombak. Otakku selalu mengingat dengan pasti setiap perkataanmu.

Tiba-tiba kamu menoleh, memperhatikanku yang sedang bercerita. Aku tau kamu melihatku dan berusaha untuk bertatapan langsung denganku. Salah tingkah. Aku berusaha untuk tetap tenang. Aku selalu menghindari tatapanmu itu. Entah mengapa aku tidak berani menoleh dan bertatapan langsung denganmu. Bukankah jika kita menyukai seseorang terkadang kita tidak berani melihat matanya?

Deg. Mata kita bertemu beberapa detik. Hanya beberapa detik saja. Aku langsung mengalihkan pandangan karena malu. Rasanya sudah lama aku tidak seperti ini. Senang karena orang yang aku sukai membalas tatapanku.

Sejak hari itu, saat kita merasakan sejuknya angin di pantai yang sama. Apakah sejak saat itu juga perasaan kita mulai sama? Yang jelas, sejak saat itu aku mulai merasa yakin dengan hatiku. Aku menyukaimu. Bagaimana denganmu?

Pantai dan kamu. Aku selalu merindukan itu 

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Coret Coret Ifa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea