Hi This is an ugly quote. Nice to meet you. Most people won't read this. But I thank you, cause you had time to read this :)

Jumat, 10 Januari 2014

Rumit

Diposkan oleh Syarifanura di 15.59

"Jatuh cinta itu rumit ya"

Hujan sore ini deras. Seperti kamu yang mengalir begitu deras di fikiranku. Cuplikan-cuplikan saat kita bertemu dan bertatap mata tiba-tiba membayangiku. Ah aku muak selalu terbayang itu. Rasanya menyakitkan jika dibandingkan dengan saat ini. Kamu berubah. Kamu berbeda. Kamu menghilang. Sebenarnya ada apa?

Kamu adalah temanku. Iya, kamu bilang kita hanya sebatas teman dekat. Kita selalu bertemu dalam dunia pesan singkat setiap malam. Entah membicarakan pelajaran atau hal-hal tidak penting lainnya.  Ada seutas senyum yang terukir saat pesanmu sampai di handphone ku. Lucu memang, kita hanya dekat dalam dunia pesan singkat. Sedangkan saat bertemu di dunia nyata kita hanya menunduk malu. Sesekali saling mencuri pandang. Kapan kita bisa akrab di dunia nyata, saling sapa seperti yang lainnya? Aku wanita dan aku malu memulainya.

Aku bingung dengan perasaanku sendiri. Apa ini jatuh cinta? Aku lupa bagaimana rasanya. Yang jelas aku suka saat bisa melihatmu, saat bisa bertatapan denganmu, dan saat kamu tersenyum untukku. Tapi aku tidak berani terlalu berharap, tidak berani terlalu memikirkan kamu, dan tidak berani mengartikan perhatianmu. Tolong jangan semakin perhatian. Jangan buat aku semakin menyukai kamu. Tiba-tiba saja aku menjadi penakut dalam hal-hal seperti ini. Aku takut benar-benar menyukai kamu. Setelah menyukai kamu, aku takut kamu tiba-tiba menghilang. Jangan datang dan pergi, bisa kan? Jangan pergi setelah kamu berhasil membuat aku jatuh cinta.

Apa aku cuma pelarian? Kalau begini, lebih baik aku tidak pernah mengenal kamu. Kamu mungkin masih sering berhubungan dengan mantanmu. Bagaimana pun juga dia pernah ada dihatimu bukan. Aku tidak berhak untuk cemburu, siapa aku dimatamu?

Kamu itu aneh. Sering bercanda. Mana bisa aku membedakan yang beneran dan hanya bercanda. Bahkan aku tidak berani mengartikan kata-kata manismu itu. Mungkin itu hanya lelucon untuk menghiburku. Kamu memang humoris, semua hal dibercandain lantas seriusnya kapan?

Entahlah rasanya semua terlalu rumit, runyam. Terkadang aku takut mengecek handphone ku. Aku takut tidak ada lagi sapaan hangatmu yang datang lewat pesan singkat. Aku selalu berharap kamu selalu mengirimkan pesan-pesan itu walau terkadang pembahasan kita terlalu menyebalkan dan membuat bosan. Ah iya aku mulai bosan dengan semua ini. Kita sudah lama dekat dan tetap bertahan dalam hubungan ‘pertemanan’. Mungkin aku yang terlalu berharap lebih hingga akhirnya sekarang kecewa.


Aku jatuh cinta karena terbiasa dengan kamu. Dan sekarang, biarkan saja rasa ini menguap, menghilang begitu saja juga karena terbiasa tidak ada kamu. Hujan di sore ini pasti akan reda, begitu juga dengan perasaan ke kamu.

2 komentar:

Chakim Ninjutsu mengatakan...

<3......LOVE IS BEAUTIFUL BUT CAN BE MORE HARMFUL IF YOU CAN't TO CONTROL IT,,,,,,,,,

Pendaftaran CPNS 2014 mengatakan...

Ini cerita sendiri atau orang lain :)
indah, cita memang sering muncul disaat yang tidak di duga :)

Poskan Komentar

 

Coret Coret Ifa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea