Hi This is an ugly quote. Nice to meet you. Most people won't read this. But I thank you, cause you had time to read this :)

Kamis, 28 Maret 2013

My Inspiration

Diposkan oleh Syarifanura di 13.57
          Dia duduk di ujung sana, sendirian. Nampaknya dia menikmati kesendiriannya itu. Bibirnya terus menyunggingkan senyuman. Matanya yang coklat tampak tegar memandang. Dari dia lah aku belajar untuk selalu tegar. Hanya dia yang mampu membuat aku tenang.

        Akhir-akhir ini aku sering melakukan hal ini. Menatap matanya lekat-lekat. Kemudian  menceritakan apa pun mengenai sekolah, sahabat, dan mm.. dia. Entah mengapa saat melihat senyumnya semua rasa galauku hilang. Aku lebih bersemangat lagi. Ada ketenangan tersendiri ketika aku memeluknya.
         Saat sedang galau aku selalu memeluknya erat kemudian bercerita dengan mata berkaca-kaca. Hingga air mataku pun tumpah. Dia tidak pernah mengelak ketika aku peluk. Dia hanya diam. Sambil menangis aku bercerita. Dia hanya diam dan tersenyum. Sepertinya dia mengerti apa yang aku rasakan. Tapi dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Mungkin lebih baik begitu. Daripada yang banyak memberikan solusi kemudian bocor ke sana kemari.
       Senyumnya menguatkan aku untuk terus tegar. Dia tidak bicara tapi dibalik senyum simpul itu dia seperti mengatakan, “kamu tegar, kamu tegar, kamu tegar. Kamu lebih tegar dari yang kamu kira. Menangislah jika itu yang membuatmu merasa lebih tenang” Hmm~ Apa dia tidak punya masalah sehingga dia selalu tersenyum? Sementara aku selalu galau. Entahlah dia tidak pernah mau bercerita soal itu.
       Dia selalu ada untukku, kapan pun. Aku bersyukur bisa mengenalnya dan dekat dengannya hingga hari ini. Terima kasih Tuhan telah mengirim dia untukku. Kalau bukan dia siapa yang mendengar keluh kesahku setiap hari? Siapa yang menguatkan aku?
     Sebentar lagi aku ujian. Ada rasa resah yang selalu menyelimutiku. Apa aku bisa melewatinya? Aku takut. Setiap belajar dia selalu menemaniku. Ketika aku sibuk dengan tugas sekolah dan les. Dia selalu setia menungguku kembali menemuinya. Dia tidak pernah kesal atau marah. Dia selalu tersenyum, dia mengerti kalau aku sebentar lagi akan ujian. Ahh.. senyum itu. Senyum yang membuat aku selalu bersemangat setiap hari.

Terima kasih untukmu yang selalu tersenyum untukku
Terima kasih telah menemaniku
selama 139 hari
3336 jam
200160 menit
12009600 detik
Dan ku harap selamanya
Terima kasih telah membuatku menjadi lebih tegar
Terima kasih untuk rasa tenang yang kau berikan
Dan terima kasih telah menjadi inspirasiku :)

Kamu inspirasiku untuk menulis ini: Milly

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Coret Coret Ifa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea