Hi This is an ugly quote. Nice to meet you. Most people won't read this. But I thank you, cause you had time to read this :)

Sabtu, 26 Januari 2013

Menunggu

Diposkan oleh Syarifanura di 17.03

Hari itu hari pembagian rapor. Kelasnya sudah bubar sejak tadi. Mungkin hanya dia yang belum sampai rumah dan melaporkan hasil belajarnya untuk semester ini. Dia masih menunggu dan menunggu. Menunggu entah ayahnya atau siapa untuk menjemputnya pulang.
Dia sendiri. Diam. Matanya mengarah ke layar handphone yang dipegangnya sejak tadi. Sesekali dia menengok ke kiri dan kanan jalan. Dia sedikit gelisah. Namun mencoba untuk tetap tenang. Berdiri santai sambil menyandarkan punggungnya di pohon. Untuk siang yang panas ini, disana cukup teduh. Gayanya sok cool, mmm.. Tapi memang cool. Dia tidak menyadari ada seseorang yang mengawasinya sejak tadi. Memperhatikan gerak-geriknya diam-diam.
Orang itu pengecut. Hanya berani memperhatikannya secara diam-diam dari balik jendela. Iya, itu aku.  Aku memang pengecut!! Melambaikan tangan sendirian. Mencoba mengajaknya berbicara dari kejauhan. “Hey, coba tengok ke belakang. Ada aku yang selalu menantimu” mana mungkin dia dengar. Aneh.
Tetapi tiba-tiba dia menengok ke belakang. Apa dia menyadari ada yang memperhatikan sosoknya dari tadi? Aku sedikit kaget dan langsung sembunyi. Kemudian dia balik menghadap jalanan lagi. Mungkin dia lelah menunggu. Dia hanya sendiri disana. Andai saja aku berani menemuinya. Mengajaknya berbicara. Walau hanya sebentar saja. Menemaninya agar tidak bosan saat menunggu. Memang menunggu itu sangat membosankan. Seperti aku, yang selalu menunggunya hingga tak tahu apa itu bosan dan kelelahan.
Dia kembali menghadap belakang. Menengok jendela kelas yang beberapa meter ada di belakangnya. Aku  kembali sembunyi. Aku takut dia tahu, aku memperhatikannya. Setelah merasa dia tak lagi menengok ke belakang, aku kembali melihat keluar jendela. Namun, dia tak ada lagi disana. Mungkin sudah dijemput.
Aku sedikit kecewa. Tak ada lagi dia yang berdiri disana. Tak ada lagi yang ku perhatikan di luar sana. Aku tidak sempat mengucapkan, “Hati-hati di jalan, sampai ketemu dua minggu lagi yaa” loh, apa aku berani menyapanya seperti itu kemudian memamerkan senyum yang sok manis dihadapannya? Haha, tidak mungkin :| jangankan menyapanya, melihat sekilas matanya yang indah itu saja aku tak berani.
Kamu mungkin tidak pernah merasakan menunggu selama ini sepertiku. 365 hari bukan waktu yang singkat :’) Entah apa yang membuatku tetap bertahan hingga saat ini. Ohh iya,  aku ingat pernah mengatakan “I still waiting for you” dan kau menjawab “sama”, apa itu benar? Atau hanya untuk menghiburku? Hmm~

Biarkan aku tetap menunggumu.
Hingga aku tahu apa itu lelah.
Hingga aku tahu apa itu diabaikan.
Biar waktu yang akan membuktikan.
Seberapa lama lagi aku masih kuat bertahan untuk
MENUNGGUMU.
                                                 ♥

4 komentar:

annisa ayu maulida mengatakan...

keren:)
fighting ifaa !! ;)

Syarifanura mengatakan...

makasih ica' :*
iyaa :')

Ghalis Asmara mengatakan...

cerita + A thousand years lagi,
horor ini blog -______-

Syarifanura mengatakan...

@ghalis asmara, wah horor gimana nih kak? :3

Poskan Komentar

 

Coret Coret Ifa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea