Hi This is an ugly quote. Nice to meet you. Most people won't read this. But I thank you, cause you had time to read this :)

Sabtu, 27 Oktober 2012

Untukmu Mr.Simple

Diposkan oleh Syarifanura di 14.18

               Hi.. Apa kabarmu hari ini? Baik kan? Ku harap begitu.
                Bagaimana kabar seseorang yg sering memanggilmu dengan sebutan ‘sayang’ itu? Bagaimana hubungan kalian berdua? Tidak ada masalah kan? Ma’af kepo. Tapi aku berdoa semoga hubungan kalian tetap langgeng.
                Oh yaa, aku ingin bertanya. Kenapa kamu selalu mengganggu fikiranku? Apa kamu tidak bosan terus berputar-putar di otakku? Kenapa terkadang senyum simpulmu itu terbayang ketika aku mau tidur? Apa kamu benar-benar tersenyum padaku malam itu dari kamar tidurmu? Ahh, sudahlah lupakan TIDAK MUNGKIN !!
                Apa kamu tahu, hampir setahun aku mengagumimu. Hanya berani melihat dan menyapamu dari kejauhan, AKU PENGECUT karenamu. Menjadi orang munafik, yang seolah cuek namun terus dan terus memperhatikanmu.
                Hey, apa kamu sadar ketika aku memperhatikanmu dari kejauhan? Mencoba mencari-cari kesempatan hanya untuk sekedar melihat senyum simpulmu itu. Bodohnya aku !! terus bertahan menahan rasa ini dan tetap menantimu.
                Aku yang bersorak kecil, ketika dapat menemukanmu dengan radarku yang hampir patah karena kelelahan mencarimu di kerumunan orang. Apakah kau sadar?
                Tuluskah seyum itu? Senyum yang kau pamerkan, ketika seorang sahabatku mencoba untuk memberitahumu bahwa aku menyampaikan salam padamu? Hahaha, aku tidak berharap lebih. Mungkin itu senyum lelucon untuk menunjukkan kamu TIDAK MENGENAL aku.
                Ma’af sebelumnya, hari Jum’at kemarin kamu kesambet apa? mengajakku chat di facebook terlebih dahulu dengan mengirimkan emoticon ‘senyum’, ada apa? Apakah benar itu kamu? Atau hacker? Kalau itu hacker, salam yaa buat ‘SI HACKER’ dan bilang makasih  karena dia cukup buat aku ngefly di udara. Saat itu kau bertanya, “ganggu ya?” ingin saja aku lancang mengetik balasan untukmu dengan mengatakan “sangat, kamu sangat menggangguku. Kamu sangat mengganggu fikiranku” tapi ku urungkan niat itu dengan menjawab “iya gapapa, sante aja” huftt~
                Aku salut sama kamu. Bentar-bentar ganti nomer hp. Baru di sms sekali ganti nomer. Baru dapet nomer kamu, belum sempat di sms kamu ganti nomer, hey kamu kenapa? Apa ada yang salah denganku? Mungkin kamu sengaja ya ngejauh dari aku, oke makasih (y)
Tiga bulan yang lalu saat ulang tahunmu, aku yang mengirimkan sms tepat jam 00.00. Apa kamu tahu itu nomerku? Mungkin tidak~ selama seminggu sebelum ulang tahunmu aku terus mencari-cari nomer hp-mu. Aku yang bangun tengah malam, hanya untuk mengirimkan sms ‘SELAMAT ULANG TAHUN’ kepadamu. Dan kamu membalasnya ketika subuh, “Iya makasih :)” dan ternyata bukan akulah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun ke kamu, tetapi teman perempuanmu huft~ oiya, hanya semalam aku menyimpan nomermu. Esok paginya yayaya seperti yang dulu nomermu kembali tidak atif -_- untuk apa disimpan.
Oh iya, apa kamu ingat bunga asoka yang kau petik di taman sekolah ketika akan berangkat sholat berjamaah ke Masjid? Bunga asoka merah tak berdosa, yang kau petik kemudian kau hirup baunya dan membuangnya ke bak sampah. Miris. Yaa miris!! Sebelum kau membuangnya kau sempat ingin memberikannya kepada teman perempuanmu itu, tapi untung saja tidak jadi. Beruntungnya bunga itu karena KAMUlah yang memetiknya. Seandainya bunga itu aku, apa kamu juga akan tetap membuangnya ke bak sampah?
Hmm.. Aku putus asa, mengharapkan kamu yang semu. “Masihkan aku boleh menyimpan rasa ini untukmu? Sampai kapan aku harus menunggumu? Apa kamu tahu aku menyimpan rasa kepadamu? Apa kamu juga merasakannya? Apa arti pandanganmu itu ke aku? Apa kamu tahu aku sering memperhatikanmu? Apa kamu juga begitu? Kenapa sikapmu selalu dingin denganku?” :| pertanyaan konyol yang mungkin aku TIDAK AKAN pernah tahu jawabannya.
Sering aku mencoba melupakanmu. Tapi tidak bisa, senyummu selalu terbayang di tengah lamunanku. Ketika aku berputus asa mengharap balasan rasa, sahabat-sahabatku lah yang membuatku terus kuat dan tetap bertahan menantimu.
Meskipun penantian ini terasa begitu berat aku akan tetap bertahan menantimu,  karena aku yakin Allah Maha Adil :)
Dari pengagummu^^
Yang hanya berani menyapamu dari kejauahan


5 komentar:

PutRa LombokComunity mengatakan...

So Sweet.... :D

Syarifanura mengatakan...

hahaha :D makasih

Anonim mengatakan...

bagus, kak teruskan nulisnya, so sweet, and so on

Syarifanura mengatakan...

makasih :)

CPNS 2014 mengatakan...

Tulisan yang sangat menarik, ditunggu tulisan tulisannya yang baru ya :)

Poskan Komentar

 

Coret Coret Ifa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea